You are currently viewing Cara Fokus Meditasi ketika Pikiran Sulit Fokus pada Satu Titik

Cara Fokus Meditasi ketika Pikiran Sulit Fokus pada Satu Titik

Sering merasa pikiran melayang saat mencoba meditasi? Jangan khawatir, itu hal yang sangat umum. Justru di situlah latihan dimulai. Dengan memahami cara fokus meditasi, kita bisa belajar kembali pada napas dan momen kini tanpa harus menekan atau mengusir pikiran yang datang.

Bagaimana Fokus saat Meditasi Bekerja?

Perlu diingat bahwa tujuan meditasi bukanlah untuk menghentikan semua pikiran. Jika pikiran kamu malah membara ke mana-mana selama meditasi, tidak perlu khawatir, ini sangat normal. Kita adalah manusia dengan pikiran aktif. Manusia memiliki sekitar 60.000–80.000 pikiran per hari.

Jadi secara alami, ini bukan sesuatu yang bisa kita matikan begitu saja. Menurut Calm, penting untuk menerima pikiran tanpa menghakimi dan kembali fokus pada napas saat pikiran mengembara.

Nah, meditasi hadir untuk tidak menggantungkan diri pada pikiran-pikiran tersebut dan tidak terbawa olehnya. Kita bisa membiarkan mereka datang. Kita juga bisa membiarkan mereka pergi tanpa terbawa oleh cerita atau emosi yang mungkin mereka bawa. 

Baca Juga: Mengapa Meditasi Terasa Sulit? Mengenali dan Mengatasi Halangan Meditasi

5 Penyebab Pikiran Kita Tidak Fokus saat Meditasi

cara fokus meditasi 2

Meskipun meditasi terlihat sederhana, banyak orang mendapati pikirannya justru semakin sibuk saat mencoba duduk diam. Untuk memahami cara fokus meditasi, ada baiknya kita mengenali beberapa penyebab umum kenapa pikiran sulit tenang saat bermeditasi.

1. Pikiran yang terlalu aktif

Pikiran yang terus-menerus berputar dapat membuat kita sulit fokus. Hal ini sering terjadi ketika kita merasa cemas atau stres. Gangguan eksternal seperti suara bising atau notifikasi ponsel dapat mengalihkan perhatian kita dari fokus meditasi.

2. Lingkungan yang tidak mendukung

Suara bising, cahaya yang terlalu terang, atau suhu ruangan yang tidak nyaman dapat mengganggu konsentrasi kita. Meditasi Oasis menyarankan untuk memilih lingkungan yang tenang dan nyaman untuk meditasi.

3. Harapan yang tidak realistis

Mengharapkan pikiran kita kosong sepenuhnya dalam meditasi bisa menjadi beban tersendiri. Ini justru dapat membuat kita semakin tertekan. Headspace mengingatkan bahwa meditasi bukanlah kontrol pikiran, melainkan menerima pikiran apa adanya dan kembali fokus tanpa menghakimi.

4. Kurangnya latihan

Meditasi adalah keterampilan yang memerlukan latihan. Tanpa latihan rutin, kita mungkin merasa kesulitan untuk fokus. Menurut Verywell Mind, meditasi fokus dapat membantu meningkatkan perhatian dan mengurangi gangguan seiring waktu dengan latihan rutin.

5. Gangguan emosional

Perasaan seperti marah, sedih, atau kecewa dapat muncul selama meditasi dan mengalihkan perhatian kita. Menurut Calm, gangguan emosional dapat menghalangi fokus meditasi, namun dengan latihan, kita dapat belajar menghadapinya dengan lebih tenang.

Baca Juga: 7 Manfaat Meditasi untuk Otak yang Lebih Sehat dan Berfungsi dengan Optimal

6 Cara supaya Fokus saat Meditasi

Setelah mengetahui apa saja yang membuat pikiran sulit diam, langkah berikutnya adalah melatih diri agar lebih mudah terkonsentrasi. Ada beberapa cara fokus meditasi yang bisa kamu praktikkan secara sederhana. Berikut enam tips yang dapat membantu kamu tetap tenang dan fokus saat meditasi.

1. Menghitung napas

Pikiran yang sibuk dapat dibantu dengan memberikan tugas. Latihan pernapasan adalah cara yang baik untuk menjaga pikiran tetap sibuk, sekaligus membantu tubuh untuk rileks. Mulai dengan menghitung tarikan dan hembusan napas, mulai dari 1 hingga 20. Setelah mencapai 20, mulai lagi dari 1. Jika pikiran kembali mengembara dan kamu menyadari telah kehilangan hitungan, tidak masalah, mulailah lagi dari 1. 

2. Membayangkan bentuk dengan napas 

Kamu dapat bereksperimen dengan berbagai latihan pernapasan, dengan membayangkan bentuk napas kamu. Misalnya, bentuk segitiga, yaitu tarik napas-hembuskan napas-tahan napas atau tarik napas-tahan-hembuskan napas). 

Untuk napas yang menyeimbangkan, coba bayangkan bentuk persegi dalam pikiran Anda (tarik napas-tahan-hembuskan napas-tahan). Terkadang membantu ketika ada elemen visual yang dapat diikuti oleh pikiran Anda, alih-alih hanya menghitung napas. 

3. Menggunakan meditasi terpandu

Tidak ada cara yang benar atau salah untuk meditasi. Meditasi diam adalah salah satu cara untuk bermeditasi. Cara lain fokus meditasi adalah menggunakan meditasi terpandu. Ketika kamu dipandu oleh suara seseorang dan diberikan latihan visualisasi, pikiran biasanya sibuk dengan gambaran tersebut dan ada lebih sedikit ruang bagi pikiran kamu untuk berkeliaran. 

4. Memvisualisasikan pikiran

Ketika berlatih meditasi diam, daripada mencoba untuk menjaga pikiran-pikiran menjauh, sambutlah mereka. Seringkali hal-hal yang kita lawan akan tetap ada, jadi menyambut pikiran akan memberimu lebih banyak kebebasan. 

Kamu dapat membayangkan bahwa pikiranmu seperti langit biru dan awan-awan. Biarkan mereka datang dan pergi dengan bebas. Saksikan mereka melayang pergi melawan langit biru. 

5. Menulis pikiran kamu

Jika kamu memiliki banyak hal di pikiran, bisa membantu untuk menulis pikiran kamu sebelum meditasi. Tuliskan semua pikiran kamu saat mereka datang. Tidak perlu menganalisisnya. Tidak usah berhenti untuk memikirkan apakah kamu merumuskan semuanya dengan benar. 

Cukup tuliskan semuanya; buang di atas kertas sampai kamu merasa lega. Ambil beberapa napas panjang yang menenangkan. Tenangkan diri untuk meditasi 

6. Berlatih rutin

Meditasi pada waktu yang sama dan di tempat meditasi yang sama, berarti pikiran kamu tahu apa yang akan datang dan akan lebih tenang. Pikiran tidak dilatih untuk diam, oleh karena itu ia akan melawan permintaan mendadak untuk berhenti melakukan apa yang secara alami ia lakukan. 

Hanya dengan latihan rutin kita dapat mengajarkan pikiran untuk lebih tenang, dan untuk membiarkan lebih banyak ruang di antara pikiran-pikiran tersebut. Penting untuk memulai dengan waktu meditasi yang singkat dan meningkat perlahan, dengan kesabaran dan kebaikan terhadap diri sendiri. 

Apa yang perlu kita ingat saat meditasi adalah bahwa kemudahannya akan bervariasi. Terkadang akan terasa sangat mudah dan fokus, lain kali mungkin akan terasa seperti perjuangan internal. 

Juga baik untuk diingat bahwa dalam meditasi 15 menit mungkin hanya beberapa menit yang akan tenang, jelas, dan terkonsentrasi. Sisanya akan menjadi perjuangan dan penuh gangguan. 

Di JIVARAGA, kamu bisa membangun kebiasaan meditasi secara konsisten dengan bimbingan yang hangat dan penuh dukungan. Melalui sesi-sesi yang dirancang dengan suasana tenang, rutinitas meditasi akan terasa lebih mudah dijalani dan memberi ruang bagi pikiran untuk beristirahat. Dengan latihan rutin ini, kamu  dapat merasakan ketenangan yang lebih stabil dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai sesi meditasi di JIVARAGA klik:

https://jivaraga.com/

Atau, menghubungi JIVARAGA via WA:

https://wa.me/6281188811338

Juga, di Instagram:

https://www.instagram.com/jivaragaspace

(Foto: Freepik, Pexels)