You are currently viewing <H1>Makna 7 Tradisi Imlek untuk Harapan dan Kesejahteraan di Tahun yang Baru</H1>

Makna 7 Tradisi Imlek untuk Harapan dan Kesejahteraan di Tahun yang Baru

Perayaan Tahun Baru Imlek, atau dikenal juga sebagai Imlek, adalah salah satu perayaan yang paling diantisipasi dan meriah di kalangan masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Bukan sekadar perayaan bersenang-senang, Imlek memiliki beberapa tradisi yang dijalankan saat itu. Makna tradisi Imlek tersebut menjadi gambaran keinginan dan harapan yang merayakan ke depannya.

Banyak hal yang menjadi kebiasaan umum untuk dilakukan saat Imlek. Tradisi Imlek yang beragam ini telah diajarkan secara luas dan turun-temurun sejak ribuan tahun lalu. Makan malam reuni keluarga, memberikan angpao, membersihkan rumah adalah beberapa tradisi Imlek yang tidak pernah dilewatkan dan memiliki makna tersendiri.

Baca Juga: Tambah Usia dengan Elegan: 5 Kebiasaan Baik untuk Hidup yang Berkualitas

Tradisi Imlek untuk Perayaan sekaligus Memiliki Makna Mendalam

Tradisi-tradisi yang terkait dengan perayaan ini bukan hanya memegang nilai-nilai kebudayaan, tetapi juga melibatkan keyakinan dan keinginan untuk keberuntungan dan kesejahteraan di tahun yang baru. Mari kenali beberapa makna tradisi Imlek sehingga merasakan kemeriahaan dan harapan dari perayaan tersebut.

1. Tradisi membersihkan rumah

Selain menyiapkan tempat untuk merayakan Imlek, membersihkan rumah memiliki makna simbolis membersihkan rumah dari energi negatif dan memberikan ruang untuk keberuntungan dan kesejahteraan di tahun mendatang. Rumah yang bersih saat Imlek dipercaya sebagai langkah untuk memulai sesuatu yang lebih baru dalam lingkungan yang penuh harmoni.

Pembersihan dilakukan menyeluruh, melibatkan penyapuan dan pembersihan rumah hingga ke setiap sudut. Bahkan, dilakukan renovasi rumah untuk menciptakan suasana yang lebih segar dan baru.

2. Makna belanja barang-barang baru sebagai tradisi Imlek

Setelah membersihkan rumah, tradisi Imlek dilanjutka dengan berbelanja, terutama barang-barang baru. Bisa satu set furnitur baru, peralatan makan baru, termasuk pakaian baru.

Tradisi Imlek membeli barang-barang baru memiliki makna menyambut hal-hal baru yang menyenangkan dan siap untuk memulai sesuatu yang baru pula. Untuk pakaian baru, umumnya memilih mengenakan pakaian warna merah yang menyimbolkan keberuntungan dan hal-hal positif lainnya.

Tidak lupa, mereka membeli juga berbagai macam makanan dalam daftar belanja mereka. Daging, sayuran, dan buah-buahan harus ada dalam daftar tersebut. Serta, permen dan kacang-kacangan untuk suguhan bersama saat merayakan Imlek.

Baca Juga: 12 Cara Berdamai dengan Diri Sendiri

3. Reuni keluarga dan makan bersama

Seberapa jauh pun masyarakat Tionghoa dari rumah kelahirannya, setiap anggota keluarga akan kembali berkumpul saat Imlek. Selain berbagi kabar dan kebahagian, makan bersama menjadi bagian penting yang tidak boleh dilewatkan dalam tradisi ini. Berbagai hidangan khas Imlek disajikan dengan cita rasa dan penyajian yang ‘mewah’.

Hidangan ikan utuh—di Indonesia adalah ikan bandeng yang disajikan—adalah salah satu jenis makanan yang hadir di meja saat makan bersama pas Imlek. Makna tradisi Imlek menyajikan ikan utuh adalah tanda keberuntungan dan kemakmuran pada tahun baru.

Ada juga Yu Sheng, yaitu hidangan berbahan dasar ikan mentah yang diiris tipis, sayuran, dan bumbu khusus. Penyajian Yu Sheng ini melibatkan aksi Lou Hei, yaitu mencampurkan bahan-bahan dengan cara melemperkannya tinggi-tinggi. Makna tradisi imlek ini adalah membangkitkan keberuntungan, kekayaan, dan keberhasilan.

4. Menyantap dumpling

Penyajian dumpling diberi highlight karena merupakan sajian penting dalam perayaan Imlek. Tradisi menyantap dumpling dilakukan pada saat Imlek, di hari pertama dan kelima. Dumpling perlu disajikan karena bentuknya mirip dengan uang logam yang banyak digunakan pada masa Tionghoa kuno. Oleh karena itu, dumpling bermakna harapan kemakmuran di tahun mendatang.

Kadang, koin, permen, atau kacang menjadi isian dumpling sebagai simbolisasi kemakmuran, kehidupan yang ‘manis’ dan penuh keberuntungan, serta kesehatan dan umur panjang.

Baca Juga: Casual Relationship, Apa Tantangannya?

5. Makna angpao menggunakan amplop merah pada tradisi Imlek

 Angpao atau pemberian uang tunai menggunakan amplop merah oleh orang dewasa adalah salah satu tradisi Imlek yang tidak pernah terlewatkan, terutama untuk anak-anak. Makna tradisi Imlek ini adalah harapan untuk keberuntungan dan kesejahteraan di masa depan. Tidak hanya anak-anak yang mendapatkan angpao, tapi juga anggota keluarga lain yang belum menikah.

6. Dekorasi meriah

Rumah-rumah dan tempat umum dihiasi dengan dekorasi meriah seperti lampion, karakter karakter Imlek, dan simbol-simbol keberuntungan. Karakter “fu” yang berarti keberuntungan dan “chun” yang berarti musim semi sering dijadikan dekorasi untuk mendatangkan kebahagiaan dan keberuntungan.

Ada juga dekorasi gambar tokoh-tokoh Tiongkong kuno yang disebut Dewa-Dewa Pintu, seperti tokoh dari Dinasti Tang, Qin Qiong dan Yuchi Gong. Gambar ini diletakkan pada pintu sebagai simbol untuk mengusir dan mencegah roh jahat masuk, rumah tetap aman, serta, tentu, mendatangkan keberuntungan.

Baca Juga: 7 Cara Mudah Meningkatkan Mood dalam Aktivitas Sehari-hari

7. Tarian naga dan barongsai

Pertunjukan tarian naga dan barongsai menjadi hiburan utama dalam perayaan Tahun Baru Imlek. Makna tradisi Imlek berupa tarian naga dianggap membawa keberuntungan dan mengusir roh jahat. Sedangkan, barongsai melambangkan keberanian dan perlindungan. Pertunjukan ini dapat ditemui di jalan-jalan, pusat perbelanjaan, dan kuil-kuil.

Puncak peringatan Imlek sering ditutup dengan perayaan Cap Go Meh yang diadakan pada hari ke-15 Tahun Baru Imlek. Cap Go Meh merupakan bentuk penghormatan dan harapan untuk keberuntungan di tahun yang baru. Salah satu perayaan Cap Go Meh adalah berupa pawai ini yang melibatkan berbagai  atraksi, seperti tarian barongsai, pesta kembang api, dan pertunjukan seni yang meriah.

Perayaan Imlek tidak hanya memperingati pergantian tahun dalam kalender Tionghoa. Momen ini juga menggambarkan warisan budaya yang kaya dan beragam. Berbagai tradisi Imlek ini memberikan warna dan makna mendalam saat menyambut awal tahun yang baru. Selain berisi harapan akan keberuntungan dan kesejahteraan di tahun yang akan datang, juga demi kebersamaan dan kebahagiaan dengan sesama.

Baca Juga: Butuh Dorongan Lebih, Ini 7 Cara Menemukan Motivasi pada Tempat yang Tidak Terduga

Sudah siap menyambut tahun yang baru? Untuk membantu Anda mempersiapkan diri memenuhi keinginan dan cita-cita di tahun yang baru, Jivaraga menghadirkan penawaran spesial Imlek pada sesi Energy Vitality Mapping. Cek kondisi fisik dan emosi Anda yang akan membantu meraih keberuntungan yang diharapkan dengan harga spesial. Cek dan follow juga Instagram @jivaragaspace dan WhatsApp untuk informasi tentang penawaran tersebut.

Jivaraga

Rumah aman & nyaman bagi kesehatan holistik membuka pintu untuk siapapun yang ingin hidup seimbang & bahagia