You are currently viewing Mengenal 7 Chakra Utama Manusia: Fungsi, Lokasi, dan Makna
Sumber: Freepik

Mengenal 7 Chakra Utama Manusia: Fungsi, Lokasi, dan Makna

Perjalanan meraih keseimbangan dan kesejahteraan holistik tidak lengkap tanpa pemahaman mengenai chakra. Chakra hadir dalam tubuh manusia sebagai pusat energi. Keberadaannya memainkan peran sentral dalam mengatur aliran energi vital yang memengaruhi aspek fisik, emosional, dan spiritual kehidupan individu.

Keberadaan chakra dalam tubuh manusia dipercaya terdapat tujuh macam. Masing-masing terletak di sepanjang tulang belakang, dari pangkal tulang ekor hingga bagian atas kepala. Setiap cakra memiliki fungsi dan karakteristik uniknya sendiri. Pemahaman mengenai chakra dapat bermanfaat untuk menggali potensi spiritual dan memperkuat kesejahteraan kita secara menyeluruh.

Apa Itu Chakra?

Reiki
Sumber: Unsplash

Konsep chakra berakar dari tradisi spiritual Hindu dan Buddhisme yang telah ada selama ribuan tahun di India dan Asia Selatan. Dalam ajaran Hindu, chakra pertama kali disebutkan dalam kitab suci Veda, yang merupakan koleksi teks-teks keagamaan Hinduisme yang berasal dari tahun 1500 hingga 1000 SM.

Secara khusus, konsep chakra berkembang dalam teks-teks yang disebut Upanishad, yang memperkenalkan gagasan tentang energi subtil yang mengalir melalui tubuh manusia. Konsep tersebut berkembang lebih lanjut dalam sistem yoga, seperti dalam teks-teks seperti Yoga Sutra oleh Patanjali. Dalam Yoga Sutra, cakra menjadi fokus untuk praktik meditasi dan pencapaian kesadaran spiritual yang lebih tinggi.

Ajaran Buddha juga mengadopsi dan mengembangkan konsep chakra dalam praktik meditasi mereka—meski, penekanannya sedikit berbeda. Dari sini, konsep cakra menyebar ke berbagai sistem spiritual dan meditasi di seluruh dunia. Hingga, akhirnya chakra adalah pusat dari banyak praktik penyembuhan holistik dan pengembangan diri.

Baca Juga: Butuh Dorongan Lebih, Ini 7 Cara Menemukan Motivasi pada Tempat yang Tidak Terduga

Mengapa Penting Mengetahui Chakra?

heart chakra
Sumber: Freepik

Kata chakra berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “roda”. Istilah ini kemudian dimaknai pada titik energi di tubuh manusia. Melansir dari Healthline, cakra dianggap sebagai cakram energi yang berputar yang harus tetap “terbuka” dan selaras. Hal ini dikarenakan hubungannya dengan kumpulan saraf, organ utama, dan area energi tubuh yang memengaruhi kesehatan emosi dan fisik kita.

Chakra memiliki peran penting untuk mencapai kesejahteraan dan pertumbuhan pribadi yang holistik karena memiliki fungsi-fungsi seperti berikut.

1. Pusat penyeimbang energi

Cakra adalah pengatur aliran energi ke seluruh tubuh. Ketika seimbang, energi vital dapat mengalir dengan lancar, memastikan kesehatan, dan keseimbangan yang optimal.

2. Pengaturan emosi

Masing-masing cakra memiliki korelasi dengan aspek emosi tertentu dalam diri manusia. Ketika chakra-chakra ini seimbang, seseorang cenderung memiliki kontrol yang lebih baik atas emosi mereka, meningkatkan stabilitas mental, dan kesehatan emosional mereka.

3. Chakra pengaruhi kesadaran spiritual

Melalui praktek meditasi, yoga, atau terapi energi, seseorang dapat mengaktifkan cakra-cakra ini. Hasilnya, dapat meningkatkan kesadaran diri, mencapai kedamaian batin, dan memperluas pemahaman pribadi tentang diri dan alam semesta.

Baca juga: Mental Health adalah Menjaga Keseimbangan Pikiran, Jiwa, dan Perasaan

7 Chakra Utama Manusia yang Perlu Diketahui

bagan chakra
Sumber: Pixabay

Situs Woman’s Day menyebutkan sebenarnya ada 114 cakra yang berbeda. Namun, yang penting diketahui, adalah tujuh chakra utama yang berada di sepanjang tulang belakang kita.

Selain fungsinya, masing-masing dari tujuh cakra utama ini memiliki nomor, nama, warna, area spesifik sepanjang tulang belakang hingga ubun-ubun kepala.

1. Root Chakra (Muladhra)

  • Lokasi: Di bagian bawah tulang punggung, area tulang ekor.
  • Warna: Merah
  • Makna: Identitas fisik, stabilitas, keamanan

Root chakra adalah dasar dari sistem chakra. Kondisinya yang seimbang membuat seseorang merasa aman dan tenteram secara fisik maupun emosional. Ketika tidak seimbang, seseorang akan secara emosional merasa tidak aman, terasingkan, cemas, dan takut pada perubahan. Hal ini bermanifestasi pada masalah fisik, seperti radang sendir, sembelit, dan masalah kandung kemih atau usus besar.

2. Sacral Cakra (Svadisthana)

  • Lokasi: Di bawah pusar
  • Warna: Oranye
  • Makna: Seksualitas, kesenangan, kreativitas

Ini adalah pusat dari harga diri untuk keintiman, passion, dan ekspresi kreatif. Ketika chakra ini seimbang, seseorang merasa bersemangat dan dapat mengekspresikan dirinya dengan bebas. Jika tidak seimbang, seseorang akan merasa cemburu, oversensitive, dan komunikasinya memburuk.

Sedangkan, secara fisik, dapat menyebabkan masalah menstruasi, penyakit pada organ seksual, impotensi, dan nyeri pinggang.

3. Solar Plexus Chakra (Manipura)

  • Lokasi: Daerah perut, di atas pusar (upper abdomen)
  • Warna: Kuning
  • Makna: Harga diri, kepercayaan diri

Cakra ini merupakan pusat kekuatan dan kontrol. Artinya, terkait kemampuan untuk mengontrol kehidupan dan menghadapi tantangan dengan percaya diri. Ketika seimbang, seseorang merasa memiliki motivasi yang kuat dan percaya diri yang tinggi.

Sebaliknya, ketika tersumbat, akan mengakibatkan depresi, rendahnya energi, rendah harga diri, keras kepala, dan arogan. Secara fisik, penyumbatannya akan mengakibatkan masalah pencernaan, seperti maag, sakit perut, gangguan makan, dan gangguan pencernaan.

4. Heart Cakra (Anahata)

  • Lokasi: Di tengah-tengah dada, di atas jantung
  • Warna: Hijau
  • Makna: Cinta, kasih sayang, belas kasih

Chakra ini berada di bagian tengah dari tujuh cakra utama. Artinya, menjembatani antara bagian atas dan bawah, yang juga mewakili kemampuan kita mencintai dan terkoneksi dengan orang lain. Ini adalah pusat empati dan kasih sayang.

Ketika ini seimbang, seseorang merasa terbuka untuk memberikan dan menerima cinta. Sebaliknya, jika tersumbat, dapat menimbulkan rasa kesepian, tidak aman, dan terisolasi. Secar fisik, penyumbatan meningkatkan risiko penyakit jantung, asma, kardiobaskuler, gangguan saraf, dan skoliosis.

5. Throat Cakra (Vishuddha)

  • Lokasi: Tenggorokan
  • Warna: Biru
  • Makna: Komunikasi

Inilah chakra yang berkaitan dengan kemampuan komunikasi verbal. Kebenaran, ekspresi diri yang jujur, dan ungkapan kreatif, serta penuh kasih sayang hadir dari sini. Ketika dalam keadaan seimbang, seseorang dapat berkomunikasi dengan jelas dan efektif karena ia juga jujur pada diri sendiri.

Waspada ketika tersumbat karena seseorang akan merasa malu, paranoia, introvert yang ekstrem, emosi tertekan, kesulitan mengutarakan pikiran. Atau, ketidakseimbangan juga mengakibatkan seseorang tampak mendominasi percakapan, banyak bergosip, dan berbicara tanpa berpikir.

Sedangkan, dari aspek, penyumbatan menimbulkan masalah pada tenggorokan, juga gigi, gusi, dan mulit. Bisa juga menimbulkan asma atau masalah pernapasan lain.

6. Third-Eye Cakra (Ajna)

  • Lokasi: Di antara kedua alis (brow chakra), pada kening
  • Warna: Biru indigo
  • Makna: Intuisi, imajinasi

Chakra ini merupakan pusat intuisi dan kebijaksanaan. Ketika dalam kondisi seimbang, wawasan seseorang terasa tajam dan dapat mengenali gambaran kebenaran yang lebih besar. Sebaliknya, kondisi yang tersumbat membuat seseorang sulit mendengarkan kenyataan atau intuisinya berkurang.

Secara fisik, penyumbatan pada chakra ini dapat menimbulkan sakit kepala, katarak, masalah konsentrasi, dan masalah pendengaran.

7. Crown Chakra (Sahsrara)

  • Lokasi: Di puncak kepala
  • Warna: Ungu atau putih
  • Makna: Kesadaran, kecerdasan

Chakra pamungkas yang terletak paling atas (kepala) ini merupakan pusat spiritualitas dan kesadaran tertinggi. Ini berkaitan dengan kesadaan kosmis dan pemahaman mendalam tentang koneksi semesta. Keseimbangan menyebabkan seseorang merasa terhubung dengan sumber yang lebih besar dan merasakan kesatuan dengan alam semesta.

Cakra ini membantu semua cakra lainnya tetap terbuka, dan membawa kebahagiaan dan pencerahan. Sebaliknya, ketidakseimbangan menimbulkan kesombongan, arogansi, dan melankolis. Pikirannya jadi sempit, skeptis, atau keras kepala.

Pada aspek fisik, chakra ini memengaruhi otak dan sistem saraf. Penyumbatan dapat menyebabkan sakit kepala, depresi, atau insomnia.

Baca Juga: 13 Penyebab Masalah Kesehatan Mental, Perlu Waspada!

Penyebab Chakra Tersumbat

Sudah pasti adalah hal yang baik jika chakra Anda seimbang. Sebaliknya, apa yang menyebabkan chakra tersumbat atau tidak seimbang? Chakra yang tersumbat merujuk pada aliran energi dalam satu atau beberapa cakra dalam tubuh manusia terhalang atau tidak berfungsi seimbang.

Ketika tidak seimbang, energi vital tidak dapat mengalir lancar melalui tubuh, mengakibatkan masalah fisik, emosional, dan spiritual. Ketidakseimbangan atau tersumbatnya cakra dapat mengakibatkan kecemasan, depresi, emosi tidak stabil, sakit fisik, lelah, dan masalah kesehatan mental dan fisik lainnya.

Penyebab chakra yang tersumbat, antar lain:

  • Gaya hidup tidak sehat.
  • Stres kronis atau tekanan emosional.
  • Trauma emosional dan pengalaman traumatis masa lalu.
  • Lingkungan yang toksik, baik secara fisik maupun mental.
  • Kurangnya praktik spiritual atau perhatian pada diri sendiri, seperti meditasi, yoga, atau terapi energi.

Menyeimbangkan Chakra

Tentu saja, Anda dapat mengusahakan cakra diri kembali seimbang. Beberapa langkah yang dapat diambil untuk memulihkan keseimbangan cakra adalah:

  • Meditasi
  • Yoga
  • Terapi energi, seperti Reiki atau Kristal Reiki
  • Olahraga atau kegiatan fisik lainnya
  • Jaga pola makan yang sehat dan gaya hidup seimbang.

Baca Juga: Meditasi adalah Cara Menemukan Ketenangan untuk Kesehatan Jiwa

Sebagian besar untuk membuka sumbatan cakra di atas dapat dilakukan dengan mengikuti kelas atau program yang ada di Jivaraga. Namun, sebelumnya, penting juga untuk memeriksakan kondisi chakra tubuh Anda secara menyeluruh. Caranya, menggunakan teknik dan alat Energy Vitality Mapping (EVM).

Secara komprehensif, EVM akan menunjukkan kondisi chakra pada Anda. Dengan begitu, Anda menjadi lebih paham, sehingga dapat memilih teknik atau pendekatan yang sesuai. Jadi, tunggu apa lagi, segera hubungi Jivaraga untuk membuat appointment guna menjalani EVM beserta pembacaannya (reading). Dengan memilih teknik atau pedekatan yang sesuai, Anda dapat lebih efektif mengembalikan keseimbangan dan kesehatan secara holistik.

This Post Has One Comment

Comments are closed.