You are currently viewing Mengenal Radang Sendi di Usia Muda dan Solusi untuk Menanganinya

Mengenal Radang Sendi di Usia Muda dan Solusi untuk Menanganinya

Kalau mendengar istilah “radang sendi”, mungkin yang terbayang adalah orang tua mengalami nyeri sendi akibat penuaan. Kenyataannya, radang sendi juga bisa terjadi pada usia muda. Bahkan, radang sendi di usia muda semakin umum belakangan ini. Oleh karena itu, mengenali apa dan penyebab radang sendi di usia muda penting untuk mencegah sekaligus untuk menjaga kualitas hidup.

Apa Itu Radang Sendi?

Radang sendi, disebut juga arthritis, adalah kondisi peradangan yang memengaruhi sendi. Medical News Today menyebutkan bahwa radang sendi terdiri dari lebih dari 100 penyakit yang menyebabkan sakit dan peradangan pada sendi kronis.

Sendi adalah tempat pertemuan antara dua tulang. Ketika sendi mengalami peradangan, bisa menimbulkan rasa sakit, kekakuan, dan pembengkakan. Radang sendi tidak hanya memengaruhi struktur sendi, tetapi juga bisa merusak jaringan di sekitarnya seperti ligamen, tendon, dan otot.

Berikut beberapa jenis radang sendi yang banyak dialami:

  • Osteoarthritis: Bentuk radang sendi yang paling umum dan terjadi karena kerusakan pada kartilago yang melindungi ujung tulang. Gejalanya termasuk nyeri dan kekakuan pada sendi.
  • Rheumatoid Arthritis: Penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendi, menyebabkan peradangan kronis. Gejalanya meliputi nyeri sendi, pembengkakan, dan kekakuan, terutama di pagi hari.
  • Psoriatic Arthritis: Radang sendi yang terjadi pada beberapa orang dengan psoriasis, suatu kondisi kulit. Gejalanya mencakup nyeri sendi, pembengkakan, dan perubahan pada kuku.
  • Gout: Jenis radang sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di dalam sendi. Biasanya menyerang sendi jempol kaki dengan serangan nyeri tiba-tiba dan hebat.
  • Juvenile Idiopathic Arthritis (JIA): Radang sendi yang terjadi pada anak-anak di bawah usia 16 tahun. Gejalanya bervariasi tergantung pada jenis JIA, tetapi bisa termasuk nyeri sendi, pembengkakan, dan demam.

Penyebab Radang Sendi di Usia Muda

Radang sendi di kalangan orang dewasa muda lebih umum daripada yang mungkin kita duga, meskipun masih jarang dibandingkan dengan prevalensinya pada orang tua. Menurut data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), sekitar 7-8% dari orang dewasa muda berusia 18-44 tahun melaporkan mengalami radang sendi osteoarthritis.

Radang sendi di usia muda bisa disebabkan oleh berbagai faktor, dan beberapa di antaranya mungkin mengejutkan. Berikut adalah beberapa penyebab utama radang sendi pada orang muda:

1. Faktor genetik dan keturunan

Faktor genetik memainkan peran penting dalam perkembangan radang sendi. Jika seseorang memiliki riwayat keluarga dengan kondisi ini, risiko untuk mengalaminya juga meningkat. Beberapa jenis radang sendi, seperti rheumatoid arthritis dan ankylosing spondylitis, memiliki komponen genetik yang kuat.

2. Cedera atau trauma

Cedera pada sendi akibat kecelakaan, olahraga, atau aktivitas fisik berat dapat memicu perkembangan radang sendi. Trauma yang menyebabkan kerusakan pada tulang rawan atau ligamen bisa mengakibatkan peradangan kronis dan meningkatkan risiko arthritis di kemudian hari.

3. Penyakit autoimun

Penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis dan lupus, dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat, termasuk sendi. Kondisi ini dapat mengakibatkan peradangan kronis yang merusak sendi dan menyebabkan rasa sakit serta kekakuan.

4. Infeksi

Beberapa infeksi bakteri atau virus dapat menyebabkan reaksi peradangan di sendi, dikenal sebagai artritis reaktif. Infeksi di tempat lain dalam tubuh, seperti infeksi saluran kemih atau gastrointestinal, dapat memicu respons imun yang mempengaruhi sendi.

5. Gaya hidup tidak sehat

Kebiasaan hidup yang tidak sehat, seperti pola makan yang buruk, kurang olahraga, dan merokok, dapat berkontribusi pada perkembangan radang sendi. Kelebihan berat badan juga memberikan tekanan ekstra pada sendi, terutama sendi lutut dan pinggul, yang dapat mempercepat kerusakan tulang rawan.

Baca Juga: Energy Vitality Mapping untuk Keseimbangan Jiwa dan Raga

Cara Mengatasi Radang Sendi di Usia Muda

Sayangnya, hingga saat ini, penyakit radang sendi belum sepenuhnya dapat disembuhkan 100%. Beberapa cara mengatasi yang ada adalah untuk mengurangi dan mengelola rasa sakit yang ditimbulkan oleh radang sendi di usia muda tersebut.

Cara mengatasi radang sendi di usia muda dengan mengelolanya memerlukan pendekatan yang holistik dan terintegrasi. Berikut adalah beberapa caranya:

1. Perubahan gaya hidup

Menjaga berat badan yang sehat dan mengikuti diet yang seimbang adalah langkah pertama dalam mengelola radang sendi. Makanan yang kaya antioksidan, seperti buah-buahan dan sayuran, serta makanan yang mengandung asam lemak omega-3, seperti ikan, dapat membantu mengurangi peradangan.

2. Olahraga teratur

Aktivitas fisik yang rutin dan sesuai, seperti berenang atau berjalan kaki, dapat meningkatkan fleksibilitas sendi dan mengurangi kekakuan. Olahraga juga membantu menjaga berat badan yang sehat dan menguatkan otot-otot sekitar sendi.

3. Pengobatan

Dokter mungkin meresepkan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), kortikosteroid, atau obat pengubah penyakit untuk mengelola radang sendi. Penting untuk mengikuti instruksi dokter dan tidak mengonsumsi obat sembarangan.

4. Mengelola stres

Stres dapat memperburuk gejala radang sendi. Teknik manajemen stres seperti meditasi, yoga, atau terapi perilaku kognitif dapat membantu menjaga keseimbangan emosional dan fisik.

5. Konsultasi medis

Jika Anda mengalami gejala radang sendi, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan rencana perawatan yang sesuai. Dokter mungkin akan meresepkan obat antiinflamasi untuk mengurangi nyeri dan peradangan.

6. Fisioterapi

Fisioterapi bisa membantu mengurangi rasa sakit, meningkatkan kekuatan otot, dan memperbaiki rentang gerak sendi. Terapi ini dilakukan oleh profesional kesehatan yang terlatih.

Baca Juga: Integrasi Tradisi Penyembuhan Timur dan Barat: Pendekatan Holistik dr. Adolf M. Brown D.C dalam Kesehatan

Cara Mengatasi Radang Sendi di Usia Muda dengan Terapi Kraniosakral

Salah satu cara untuk membantu mengelola radang sendi di usia muda adalah dengan terapi kraniosakral. Terapi ini menawarkan pendekatan holistik yang dapat membantu meredakan nyeri dan ketegangan dengan sentuhan halus pada kepala, leher, dan punggung, meningkatkan aliran cairan serebrospinal, dan mendukung proses penyembuhan alami tubuh.

Anda dapat mencoba terapi kraniosakral pada event khusus di JIVARAGA pada tanggal 8-9 Juli ini bersama ahli terapi kraniosakral dari Bali, dr. Adolf M. Brown D.C. Dengan pengalaman dan keahlian selama puluhan tahun, dr. Adolf M. Brown D.C  akan membantu Anda mengelola gejala radang sendi dengan lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.

Untuk, informasi lebih lanjut mengenai berbagai sesi di JIVARAGA dapat menghubungi via WA:

https://wa.me/6281188811338

Dan, follow Instagram JIVARAGA:

https://www.instagram.com/jivaragaspace

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk merasakan langsung manfaat terapi kraniosakral dalam suasana yang mendukung dan profesional di JIVARAGA.

(Sumber Foto: Freepik)

Leave a Reply