You are currently viewing 5 Makanan yang Membantu Cara Menurunkan Stres dan Kecemasan
Sumber: Freepik

5 Makanan yang Membantu Cara Menurunkan Stres dan Kecemasan

Mengatasi stres tidak hanya dengan mengelola perilaku atau aktivitas yang sedang dilakukan. Kebiasaan rutin yang simpel juga dapat menjadi cara menurunkan stres dan kecemasan. Contohnya, dalam hal pilihan makanan. Ada beberapa makanan yang tidak sekadar memuaskan selera, tapi juga dapat membantu mengurangi stres dan gejala kecemasan.

Mengapa Makanan Dapat Jadi Cara Menurunkan Stres dan Kecemasan?

MAKANAN PENURUN STRES
Sumber: Freepik

Meskipun tidak terlihat secara langsung, makanan yang kita konsumsi dapat memiliki dampak besar pada kesehatan mental dan tingkat stres. Makanan dapat menjadi kunci penting dalam cara menurunkan stres dan kecemasan.

Kandungan nutrisi di dalamnya dapat memengaruhi kimia otak dan sistem saraf kita. Misalnya, kandungan antioksidan dapat membantu melawan stres oksidatif dan asam lemak omega-3 untuk meningkatkan fungsi otak dan mengurangi peradangan. Pada sisi lain, terdapat makanan yang tinggi kandungan inflamasi yang dapat meningkatkan kecemasan.

Tentu saja, tidak ada satu makanan pun yang dapat mengatasi kecemasan dan stres secara total. Dan, mesti diingat juga bahwa makanan bukan untuk menggantikan pengobatan dan terapi. Hanya saja, jika Anda memperhatikan kesehatan mental Anda secara menyeluruh. Anda dapat mencoba mengonsumsi makanan-makanan yang membantu cara menurunkan stres dan kecemasan.

Baca Juga: Strategi Mengelola Stres untuk Keseimbangan Jiwa dan Raga

5 Makanan yang Dapat Membantu Cara Menurunkan Stres dan Kecemasan

MAKANAN CARA MENURUNKAN STRES DAN KECEMASAN
Sumber: Freepik

1. Ikan

Mengonsumsi ikan-ikan, ikan tuna dan salmon, secara teratur dapat jadi cara menurunkan stres dan kecemasan. Ikan-ikan mengandung lemak omega-3 yang tinggi, terutama asam eicosapentaenoic (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA). Kedua jenis lemak tersebut memiliki efek positif pada kesehatan otak. Mereka akan melindungi otak dari stres oksidatif dan peradangan.

Kedua faktor tersebut terkait erat dengan gangguan mood, seperti stres dan depresi. EPA dan DHA juga dapat memengaruhi neurotransmitter dalam otak, seperti serotonin dan domanin. Keduanya berperan penting dalam mengatur suasana hati dan respons terahdap stres. Dengan demikian, konsumsi rutin ikan berlemak, seperti salmon dan tuna dapat membantu menjaga kesehatan mental dan mengurangi gejala stres serta kecemasan.

2. Buah-buahan keluarga ‘berry’

Konsumsi rutin buah-buahan berries, seperti blueberry, strawberry, atau raspberry dapat membantu cara menurunkan stres dan kecemasan. Buah-buahan tersebut kaya akan antioksidan, terutama flavonoid dan vitamin C. Antioksidan membantu melawan stres oksidatif dalam tubuh—yang dapat memperburuk gejalan kecemasan dan depresi. Blueberry juga mengandung senyawa anthocyanin—pigmen alami pemberi warna merah-ungu-biru—yang terkait peningkatan kesehatan otak dan penurunan risiko gangguan neurologis.

3. Kacang-kacangan dapat membantu cara menurunkan stres dan kecemasan

Konsumsi rutin kacang-kacangan dapat jadi strategi diet untuk mengurangi tingkat stres dan kecemasan. Kacang-kacangan mengandung nutrisi magnesium, zinc, dan asam lemak omega-3 yang tinggi. Magnesium adalah zat yang dapat membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi respons stres tubuh.

Zinc berperan dalam regulasi neurotransmitter yang berhubungan dengan suasana hati, seperti serotonin. Serta, asam lemak omega-3—yang terdapat dalam kacang-kacangan, seperti almond, kenari, dan kacang mete—memiliki efek antiinflamasi yang dapat melindungi otak dari peradangan. Peradangan pada otak ini sering kali terkait dengan kecemasan dan stres.

Baca Juga: Regulasi Emosi adalah Kunci Hadapi Dinamika Hidup dengan Bijak

4. Sayuran hijau

Kandungan magnesium dan vitamin B yang tinggi dalam sayuran hijau, seperti bayam, kale, dan brokoli, dapat membantu menurunkan stres dan kecemasan. Magnesium dalam sayuran hijau membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi respons stres tubuh. Sedangkan, vitamin B kompleks berperan dalam regulasi neurotransmitter (serotonin dan dopamin) yang berhubungan dengan mood.

Sayuran hijau juga mengandung folat yang berperan penting dalam produksi neurotransmitter tersebut. Kandungan antioksidan dan serat dalam sayuran hijau juga membantu melawan stres oksidatif dan menjaga keseimbangan hormonal. Ini merupakan faktor penting untuk menjaga kesehatan mental.

5. Dark chocolate

Penyuka cokelat? Pilih mengonsumsi dark chocolate karena mengandung senyawa bioaktif, seperti flavonoid, theobromine, dan magnesium. Ketiga senyawa tersebut dapat membantu menurunkan stres dan kecemasan.

Flavonoid memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan yang dapat melindungi otak dari stres oksidatif dan peradangan. Keduanyan terkait dengan terjadinya kecemasan dan stres. Theobromine merupakan stimulan alami dan dapat meningkatkan kadar serotonin dan endorfin dalam otak, memberikan perasaan rileks, dan menenangkan.

Serta, kandungan magnesium dalam dark chocolate yang membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi respons stres tubuh. Perlu diingat, konsumsi dark chocolate dengan kadar kakao tinggi dan rendah gula secukupnya. Dengan begitu, dapat memperoleh manfaat cara diet yang membantu menurunkan tingkat stres dan kecemasan.

Baca Juga: Asal-Usul Coklat Valentine, Kisah Manis untuk Tradisi Penuh Cinta

Itulah lima makanan yang dapat membantu menurunkan stres dan kecemasan. Penting juga diingat bahwa tidak ada satu makanan ajaib yang dapat menurunkan kecemasan dan stres secara instan. Pola makan yang sehat harus dikombinasikan dengan gaya hidup yang aktif, manajemen stres, dukungan sekitar, dan, jika diperlukan, perawatan medis dan terapi. Memahami peran penting makanan akan membantu kita membangun fondai kuat terhadap kesehatan secara menyeluruh.

Leave a Reply